PTPN I Dukung Pembangunan Pusat Pelatihan Timnas di Bogor

25 views

Jakarta, Suarakota – PT Perkebunan Nusantara I (Persero) atau PTPN I menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Akademi Olahraga dan Pusat Pelatihan Tim Nasional di Kebun Cikasungka, Kabupaten Bogor.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari sinergi PTPN I bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk memperkuat infrastruktur sekaligus pembinaan atlet nasional.

Komitmen itu dibahas dalam rapat koordinasi di Gedung Kemenpora, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Pertemuan tersebut dihadiri Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras, Direktur Pemasaran dan Aset Manajemen PTPN I Arif Budiman, Sekretaris Kemenpora Suyadi Pawiro, serta jajaran kedua instansi.

Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras mengatakan pembangunan pusat pelatihan atlet nasional merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan olahraga Indonesia.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan BUMN diperlukan untuk menghadirkan fasilitas olahraga berstandar internasional yang dapat menunjang pembinaan atlet sekaligus meningkatkan prestasi Indonesia di tingkat dunia.

“PTPN I pada prinsipnya mendukung penuh pembangunan Akademi Olahraga dan Pusat Pelatihan Tim Nasional. Kami meyakini fasilitas ini akan menjadi pusat pembinaan atlet yang melahirkan prestasi, sekaligus memperkuat daya saing olahraga Indonesia di tingkat dunia,” ujar Abdul Rivai.

Dukungan PTPN I tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan lahan. Perusahaan juga menekankan pentingnya kepastian hukum serta tata kelola dalam setiap tahapan pembangunan.

Abdul Rivai mengatakan seluruh proses harus mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG), transparansi, akuntabilitas, dan kepastian hukum.

“Sebagai BUMN, kami memiliki tanggung jawab menjaga setiap aset negara dikelola secara profesional. Karena itu, seluruh tahapan harus mengikuti mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan,” katanya.

Dalam rapat tersebut, PTPN I menyampaikan mekanisme pemanfaatan lahan yang dinilai tepat untuk pembangunan fasilitas tersebut, yakni melalui skema pengadaan tanah bagi kepentingan umum sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 beserta aturan pelaksanaannya.

BACA JUGA :   Kurangi Resiko Kecelakaan Kendaraan Umum Jasa Raharja Kunjungi Damri Lampung

Skema itu dinilai dapat memberikan kepastian hukum sekaligus memastikan perlindungan terhadap aset negara dan kepentingan masyarakat.

Lahan yang direncanakan untuk pembangunan Akademi Olahraga dan Pusat Pelatihan Tim Nasional berada di Kebun Cikasungka, Kabupaten Bogor.

PTPN I bersama Kemenpora selanjutnya akan memperkuat koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan pihak terkait lainnya untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi.

Abdul Rivai berharap keberadaan pusat pelatihan tersebut nantinya tidak hanya menjadi tempat pembinaan atlet nasional, tetapi juga menjadi bukti sinergi pemerintah dan BUMN dalam membangun ekosistem olahraga Indonesia.

“Kami percaya setiap aset negara harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Ketika dikelola melalui kolaborasi yang baik, aset tersebut tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga melahirkan nilai strategis bagi bangsa,” ujarnya.

PTPN I menyatakan siap mengambil bagian dalam pembangunan ekosistem olahraga nasional untuk mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi menuju Indonesia Emas 2045.