Bandar Lampung, Transumatera — PTPN IV Regional VII kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan Bimbingan dan Sertifikasi Mandor Pemeliharaan yang diikuti oleh 38 mandor pemeliharaan dari berbagai unit kerja di lingkungan perusahaan.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memastikan seluruh mandor pemeliharaan memiliki kompetensi yang sesuai standar, memahami teknik pemeliharaan tanaman yang tepat, serta mampu menerapkan praktik terbaik di lapangan guna mendukung produktivitas tanaman secara optimal.
Pelaksanaan sertifikasi menghadirkan sejumlah narasumber dan asesor kompetensi dari sektor perkebunan dan pertanian, di antaranya Heri Purwanto selaku Ketua LSP LPP Agro Nusantara (LPPAN) dan SME LPP Agro Nusantara, Arief Wicaksono, Sukarji, Budi Surya Lumban Raja, Ahmad Suryanto, Ditya Wahyu Ikhsanto, Basri Sirait, serta Tiara Syafa.
Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran manajemen perusahaan, termasuk Kepala Bagian SDM dan Sistem Manajemen beserta tim yang selama ini aktif mendorong pengembangan kompetensi karyawan melalui berbagai program pelatihan dan sertifikasi.
Dalam sambutannya, Operation Head PTPN IV Regional VII, Budi Susilo, menegaskan bahwa mandor pemeliharaan memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan operasional kebun karena menjadi ujung tombak pengawasan kegiatan perawatan tanaman di lapangan.
“Pemeliharaan merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan produksi di masa mendatang. Oleh karena itu, mandor pemeliharaan harus memiliki kompetensi yang baik, memahami standar pekerjaan, serta mampu memastikan seluruh program pemeliharaan berjalan sesuai target dan ketentuan perusahaan,” ujar Budi Susilo.
Ia menambahkan, tantangan industri perkebunan saat ini menuntut seluruh insan planters untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, metode kerja, dan tuntutan produktivitas yang semakin tinggi.
“Perusahaan tidak hanya membutuhkan tenaga kerja yang berpengalaman, tetapi juga tenaga kerja yang kompeten dan memiliki pengakuan atas kompetensi tersebut. Sertifikasi ini merupakan investasi perusahaan dalam membangun SDM unggul yang nantinya akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas, efisiensi, dan kualitas pengelolaan kebun,” tambahnya.
Sementara itu, Heri Purwanto menyampaikan bahwa program sertifikasi kompetensi merupakan instrumen penting dalam memastikan kualitas tenaga kerja perkebunan Indonesia mampu memenuhi standar industri.
Menurutnya, mandor merupakan pemimpin lapangan yang memiliki peran strategis dalam mengawal pelaksanaan pekerjaan sehari-hari sehingga kompetensi yang dimiliki harus dibuktikan melalui proses asesmen yang objektif dan terukur.
“Harapan kami, peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat menunjukkan kompetensi terbaiknya sehingga nantinya mampu menjadi agen perubahan di unit kerja masing-masing. Ketika kompetensi SDM meningkat, maka kualitas pekerjaan juga akan meningkat dan pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kinerja perusahaan secara keseluruhan,” jelasnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh pembekalan materi terkait standar kompetensi mandor pemeliharaan, teknik pengelolaan kegiatan pemeliharaan tanaman, pengawasan pekerjaan lapangan, keselamatan dan kesehatan kerja, hingga aspek administrasi dan pelaporan operasional.
Setelah pembekalan, peserta mengikuti asesmen kompetensi yang dilakukan oleh tim asesor berlisensi sesuai skema sertifikasi yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, PTPN IV Regional VII menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas SDM sebagai salah satu pilar utama keberhasilan perusahaan.
Program pengembangan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi diharapkan mampu menciptakan tenaga kerja yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan industri perkebunan yang semakin dinamis.
Selain itu, program sertifikasi ini juga sejalan dengan upaya perusahaan dalam mendukung transformasi PalmCo serta mewujudkan tata kelola operasional yang unggul, produktif, dan berkelanjutan.






