Enam Daerah Penyangga Stabilitas Harga Pasar di Bandar Lampung

344 views

 

BANDARLAMPUNG Suara Kota – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Bandar Lampung mengungkapkan, ada enam daerah penyangga (Penyokong) komiditi pangan di Bandar Lampung yang tentunya juga berimbas dengan harga pasar.

Enam daerah itu, yaitu Kabupaten Pringsewu, Pesawaran dan Tanggamus, Lampung Barat, lalu Lampung Selatan dan Lampung Utara.

“Kita kan sebagai Ibukota Lampung. Jadi jika Infrastruktur di enam daerah penyangga kota Bandar Lampung ini baik, otomatis tentunya distribusi komoditi aman dan cepat sampai di Kota Bandar Lampung yang akhirnya berdampak pada stabilitas harga,” ujar Kepala Disdag Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (14/5/2023).

Wilson mengaku, apa yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat kunjungan ke Lampung kemarin memang benar, harga bahan pokok di pasaran memang sedikit berpengarus pada infrastruktur.

“Tapi apa yang disampaikan presiden dan laporan teman-teman yang mengawasi pasar, juga kita monitoring termasuk stok dan harga masih terkendali,” paparnya.

Hanya saja, lanjut Wilson, harga beberapa komoditi pasca Ramadhan dan Idul Fitri di pasaran ada kenaikan.

“Komiditi mengalami kenaikan sedikit, seperti daging ayam, telur dan lainnya. Karena situasional karena stok, namun harga masih stabil,” kata dia.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pangan Kota Bandar Lampung, Kadek Sumarta. Menurutnya, stok komoditi pangan seperti beras, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, dan minyak goreng dipastikan aman.

“Ketersediaan aman, tidak ada kenaikan harga yang siginifikan. Sebab kenaikan harga dipengaruhi ketersediaan barang di tingkat pasar,” kata dia. (dka)

BACA JUGA :   Jasa Raharja Kembali Borong Empat Penghargaan dari Ajang TOP GRC Awards 2023