BI Siap Gelar FESyar 2026 Guna Tingkatkan Daya Beli Warga Lampung dan Perkuat Ekonomi Daerah

43 views

BANDAR LAMPUNG Suara Kota – Festival Ekonomi Syariah (FESyar) 2026 menjadi peluang besar pengembangan ekonomi syariah. Daya beli masyarakat Lampung juga tetap terjaga pada triwulan I 2026 menjadi salah satu fondasi penguatan ekonomi daerah.

“FESyar ini akan kita laksanakan pada 8–10 Mei 2026 di Lampung City Mall,” ujar Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Ahmad P Subarkah saat ditemui di kantornya, Rabu (6/5/2026).

Menurutnya, kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk mendorong sektor halal dan UMKM agar semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Ahmad mengatakan, kuatnya konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Lampung yang mencapai 5,58 persen (yoy).

“Permintaan domestik, khususnya konsumsi masyarakat, masih sangat baik dan menjadi penopang utama ekonomi,” tambahnya.

Ahmad mengungkapkan, FESyar 2026 akan digelar selama tiga hari dengan berbagai kegiatan, mulai dari talkshow inspiratif hingga kompetisi.

“Terdapat empat sesi talkshow yang mengangkat tema wakaf dan zakat digital, halal value chain, investasi generasi Z, hingga pengembangan wirausaha muda muslim,” paparnya.

Selain itu, ada lima kompetisi besar berhadiah jutaan rupiah seperti lomba Halal Chef, Nasyid, Dakwah Ekonomi Syariah, Sharia Economic Battle, hingga Cangkir Barista.

Melalui FESyar, BI Lampung juga mendorong penguatan tiga pilar utama, yakni perluasan halal value chain, pembiayaan syariah, dan literasi gaya hidup halal.

“UMKM menjadi fokus utama agar bisa naik kelas, termasuk melalui sertifikasi halal dan digitalisasi,” kata dia.

Di sisi lain, inflasi Lampung tercatat tetap terkendali di angka 0,53 persen (yoy), memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjaga daya beli.

Dengan konsumsi yang kuat serta dukungan penguatan ekonomi syariah melalui FESyar, BI optimistis pertumbuhan ekonomi Lampung akan tetap terjaga sepanjang 2026. (dka)

BACA JUGA :   Jasa Raharja Perkuat Komitmen Pelayanan dan Koordinasi Antarinstansi Saat Tinjau Lokasi Evakuasi KM Tunu Pratama Jaya