BANDARLAMPUNG Suara Kota – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada ratusan warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah.
Pemkot Bandar Lampung memberi bantuan berupa uang tunai sebesar Rp1 juta untuk setiap keluarga terdampak serta bantuan logistik berupa beras 10 kilogram.
Walijota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada warga yang terkena musibah banjir.
“Kita berikan bantuan Rp1 juta untuk warga terdampak. Kemarin juga sudah dibagikan nasi kotak, dan bantuan ini terus kita salurkan di beberapa wilayah,” kata Bunda Eva usai menyerahkan bantuan di kantor Kecamatan Sukabumi, Sabtu (7/3/2025).
Bunda Eva menjelaskan, bantuan telah disalurkan di beberapa titik. Di wilayah Way Halim menyalurkan sekitar 70 paket bantuan. Sementara di Kecamatan Tanjung Senang sebanyak 520 paket dan di Sukabumi sekitar 100 paket bantuan bagi warga terdampak.
Selain penyaluran bantuan, Pemkot Bandar Lampung juga menanggapi peristiwa meninggalnya seorang anak yang diduga terseret arus sungai saat banjir terjadi.
Menurut orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini, berdasarkan informasi yang diterima pemerintah kota, korban saat itu sedang bermain di sekitar jembatan sebelum akhirnya terpeleset dan terseret arus sungai.
“Informasinya anak ini sedang bermain di jembatan, kemungkinan terpeleset. Temannya sempat mencoba menolong, tetapi arus cukup deras,” jelasnya.
Korban akhirnya berhasil ditemukan. Pemkot Bandar Lampung juga telah memberikan bantuan kepada keluarga korban serta merujuk anggota keluarga yang sakit ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Ke depan, Pemkot Bandar Lampung berencana berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk membahas penanganan sungai serta upaya pencegahan banjir.
Bunda Eva menegaskan, sejak awal banjir terjadi pemerintah kota langsung turun ke lapangan bersama camat, lurah, dan tim terkait untuk melakukan penanganan serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
“Sejak awal kami sudah turun ke lapangan bersama lurah, camat dan tim untuk memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan,” tutupnya.







