Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kecelakaan Kapal Wisata Tiga Putra di Pantai Malabero, Bengkulu

395 views

Bengkulu, Suara Kota — Sebuah insiden terjadi di perairan Pantai Malabero, Kota
Bengkulu, pada Minggu, 11 Mei 2025, saat kapal wisata Tiga Putra mengalami
kecelakaan tunggal akibat cuaca buruk. Kapal yang mengangkut puluhan wisatawan
tersebut tenggelam setelah dihantam badai sekitar pukul 15.30 WIB. Dalam kejadian
ini, Jasa Raharja langsung bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan
seluruh korban mendapatkan hak jaminan dan santunan sesuai peraturan yang
berlaku.

Dari total 104 orang yang berada di atas kapal, terdiri dari 6 awak dan 98 penumpang,
7 orang dinyatakan meninggal dunia dan 30 orang luka-luka. Korban meninggal dunia
yaitu Suantra dari Jambi, Rizka Nurjanah dari Sumatera Selatan, Arvarickhi Dekry dari
Sumatera Barat, serta Yuni Saputri, Nessa, Tesya, dan Ratna dari Bengkulu. Saat ini
korban luka-luka masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara dan RS HD Kota
Bengkulu.

Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana menyampaikan
belasungkawa atas musibah yang terjadi. “Kami turut berduka cita atas peristiwa ini.
Jasa Raharja hadir untuk memberikan perlindungan dasar kepada seluruh korban
kecelakaan angkutan umum sesuai amanah undang-undang. Dalam kecelakaan ini,
seluruh korban luka-luka telah kami jamin sesuai ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku. Sedangkan santunan untuk korban meninggal dunia juga
telah kami siapkan,” ujarnya.

Korban meninggal dunia akan diberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada ahli waris
yang sah. Sementara itu, korban luka-luka dijamin biaya perawatannya dengan nilai
maksimal sebesar Rp20 juta, yang dibayarkan langsung ke rumah sakit tempat korban
dirawat. Selain itu, juga diberikan manfaat tambahan berupa biaya ambulans hingga
Rp500 ribu dan biaya pertolongan pertama (P3K) hingga Rp1 juta.

Petugas Jasa Raharja Kanwil Bengkulu langsung diterjunkan ke lapangan untuk
berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Ditpolair, Dinas Perhubungan,
Kepolisian, rumah sakit, dan pihak pemilik kapal, serta mendapatkan informasi dari
masyarakat sekitar. Upaya ini dilakukan guna mempercepat proses pendataan korban
sehingga pemberian jaminan untuk korban luka-luka dan penyelesaian santunan
kepada keluarga korban meninggal dunia juga dapat dilakukan lebih cepat.

BACA JUGA :   Jasa Raharja Jamin Seluruh Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Kepala Jasa Raharja Kanwil Bengkulu Fitri Agustina menyampaikan bahwa hingga
saat ini, proses verifikasi data korban terus berlangsung. “Kami melakukan pendampingan di rumah sakit dan posko terpadu, serta berkomunikasi dengan pihak
keluarga untuk memastikan santunan diberikan dengan cepat dan tepat,” ungkapnya.

PT Jasa Raharja mengingatkan pentingnya kesiapan keselamatan dalam
pengoperasian transportasi wisata, termasuk memastikan kelayakan kapal dan
memperhatikan kondisi cuaca. “Kami harap kejadian ini menjadi pengingat bagi
seluruh pihak agar keselamatan menjadi prioritas utama,” tambah Dewi. (*)