Bandarlampung Suara Kota — Mata Desiyanti Mahdi Yusuf tampak berkaca-kaca ketika mendengar kata ‘Ibu’. Bagi wanita kelahiran 17 Desember 1966 ini, ibu adalah separuh nafas dan detak jantungnya.
Sebagai anak yang paling dekat dengan sang ibu, diakui Desiyanti Mahdi Yusuf banyak cerita akan kebersamaan mereka. “Saat masih kecil ditengah ekonomi keluarga yang pas – pasan, ibu turut membantu dengan berkeliling mengkreditkan barang dan saya sering menemani ibu berkeliling. Disitu saya melihat langsung bagaimana perjuangan ibu,” kisahnya akan pengalaman yang terpatri dihatinya.
“Ibu dimata saya adalah sosok wanita yang hebat. Saat ini ibu saya berusia 90 tahun, Alhamdulillah masih dalam kondisi sehat. Kebetulan ibu saya dititipkan anak berkebutuhan khusus yang saat ini berusia 48 tahun dan hingga hari ini beliau masih yang mengurus adik saya,” ujar wanita yang pernah menggeluti olahraga karate tersebut.
Desiyanti Mahdi Yusuf bersyukur Kedekatan dan kebersamaan dengan sang ibu, hingga hari ini membuat keduanya memiliki keterikatan yang luar biasa. Bahkan, jika tidak bertemu sehari saja sang ibu selalu menanyakan keadaannya.
Hari ini, 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. Dimana peringatan ini merupakan bentuk pengakuan serta penghargaan atas perjuangan perempuan Indonesia dari masa ke masa.
Dalam Peringatan Hari Ibu ke-96 Tahun 2024 yang mengangkat tema Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045 ini, Ketua Ikatan Keluarga Besar Bank Lampung (IKBL) Desiyanti Mahdi Yusuf memberikan ucapan selamat kepada Seluruh ibu di Indonesia.
“Selamat hari ibu, terutama untuk ibu-ibu IKBL. Semoga menjadi ibu – ibu yang kuat, yang hebat untuk anak-anaknya, nusa bangsa dan agamanya” ucapnya. (Desi)







