BANDARLAMPUNG Suara Kota – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Bandar Lampung meminta kepada para pedagang Pasar Pasir Gintung untuk segera pindah atau relokasi ke Pasar SMEP.
Hal itu dikarenakan Pasar Pasir Gintung akan segera dilakukan pemugaran oleh Pemerintah Pusat pada awal Oktober nanti.
Kepala Disdag Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol memberi waktu kepada para pedagang hingga minggu kedua bulan September ini untuk segera pindah ke Pasar SMEP.
“Dan nanti pada waktunya pada minggu kedua bulan September akan berikan peringatan terakhir dan dilakukan pembongkaran. Sebagian pedagang sudah harus pindah ke Pasar SMEP,” katanya saat diwawancarai, Selasa (5/9/2023).
Wilson menyampaikan, hasil pendataan pedagang yang dilakukan timnya di Jalan Pisang, Jalan Imam Bonjol, Jalan Rambutan sekitar Pasar Pasir Gintung, tercatat 300 pedagang yang akan direlokasi ke Pasar SMEP.
“Itu bisa tertampung semua karena di Pasar SMEP muat 400 pedagang,” jelasnya.
Untuk proses relokasi pedagang ke Pasar SMEP pihaknya sudah bekerja sama dengan Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub).
“Kami harapkan Jalan Pisang dan Imam Bonjol bersih dari pedagang, dan kami kerja sama dengan OPD terkait seperti Satpol PP dan Dishub sama-sama menjaga agar daerah itu steril,” katanya.
Wilson menambahkan, hal itu wajib dilakukan karena arahan Pemerintah Pusat pemugaran harus dilakukan di bulan Oktober nanti, dan daerah tersebut harus steril dari pedagang.
“Karena ini komitmen kita ke Pemerintah Pusat seluruh jalan menuju Pasar Pasir Gintung harus bersih dari pedagang,” pungkasnya.
Sebelumnya Pemerintah Pusat menyediakan anggaran sebesar Rp 35 miliar untuk membangun ulang Pasar Pasir Gintung, Kecamatan Tanjung Karang Pusat.
Pasar yang berada di Jalan Imam Bonjol ini akan dibangun dua lantai, yang mana sebelumnya pasar ini hanya satu lantai. (dk)







