BANDARLAMPUNG Suara Kota – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung telah menyalurkan gaji honorer di lingkungan pemkot setempat selama dua bulan, yaitu April dan Mei 2023 secara berturut-turut.
Sementara, tinggal satu bulan lagi yang belum dibayarkan yakni pada Juni. Pemkot Bandar Lampung menyampaikan bakal mencairkannya sebelum habis bulan Juli.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bandar Lampung, M. Nur Ramdhan mengatakan, gaji April dan Mei sudah dibayar dan untuk membayar gaji honorer ini mencapai Rp9 miliar setiap bulannya.
“Gaji Juni itu dibayarkan pada bulan Juli. Artinya kita masih punya waktu sampai tanggal 30 Juli sebetulnya pembayaran gaji itu. Tapi kalau ada rezeki akan kita bayarkan minggu depan,” ujarnya saat diwawancarai, Minggu (16/7/2023).
Ramdhan mengungkapkan, Pemkot Bandar Lampung sendiri telah menganggarkan 12 bulan penuh untuk gaji honorer tersebut.
“Ya insyaAllah dibayarkan penuh setiap bulannya hingga akhir Desember,” katanya.
Tak hanya honorer, lanjut Ramdhan, pihaknya juga telah menyalurkan insentif RT dan Kaling hingga Babinkatibmas.
“Artinya semua sudah tidak ada tunggakan lagi. Ya mudah-mudahan kondisi keuangan kita lebih baik lagi, sehingga dapat membayarkan semua gaji pegawainya,” harapnya.
Sementara itu, salah satu honorer di lingkungan Pemkot Bandar Lampung yang enggan disebutkan namanya menyampaikan, terima kasih kepada pemkot yang sudah mendengarkan keluhan para honorer.
“Pembayaran gaji berturut-turut ini tentu sangat membantu para honorer yang kemarin sempat terseok-seok mencukupi biaya hidup. Jadi kami terimakasih dengan pemkot,” ujarnya.
Dimana, jelasnya, gaji yang sudah dibayarkannya pun di bulan Juli ini selama dua bulan, yaitu April dan Mei.
“Gaji April dibayar pada awal Juli sementara kalau Mei baru minggu ini dibayarkan. Sehingga tinggal gaji Juni saja yang belum dibayarkan,” kata dia.
Ia berharap, kedepan pemkot membayarkan gaji para honorer ini tidak lagi sampai menunggak.
“Semoga kedepannya pembayaran gaji honorer bisa lancar dan tidak ada yang tertunggak, agar pelayanan dan kinerja juga bisa maksimal,” pungkasnya. (dk)







