BANDARLAMPUNG Suara Kota – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk melanjutkan kembali rehabilitasi jembatan pulau pasaran hingga ke daratan Kota Karang di tahun 2023 ini.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan mengatakan, rehabilitasi jembatan Pulau Pasaran yang telah rampung ini sepanjang 150 meter.
Sesuai arahan walikota, kata Iwan, pihaknya akan melanjutkan rehabilitasi jembatan Pulau Pasaran hingga kedaratan Kota Karang.
Panjang jembatan Pulau Pasaran yang akan dibangun tahun 2023 ini sekitar 200 meter.
Sehingga, total panjang jembatan dari Pulau Pasaran hingga daratan Kota Karang sekitar 350 meter.
Untuk anggarannya, lanjut Iwan, pemkot telah menyiapkan anggaran Rp5 miliar di APBD tahun 2023 Kota Bandar Lampung.
Pengerjaan pun diperkirakan akan dilaksanakan pada Maret 2023 hingga akhir tahun 2023.
“Kita akan lelang dulu, kemungkinan mulai dilaksanakan pembangunan Maret mendatang,” paparnya.
Diketahui sebelumnya, jembatan Pulau Pasaran ini merupakan akses darat satu-satunya warga pulau menuju daratan Kota Karang.
Kondisinya pun cukup memperihatinkan saat ini. Karena banyak dinding jembatan yang telah runtuh, sehingga saat terjadi papasan kendaraan perlu kehati-hatian.
Selain itu, separo ruas jembatan yang ada di dekat Pulau Pasaran pun lantainya turun. Membuat, lantai jembatan tergenang saat air laut pasang.
Pemkot Bandar Lampung pun melakukan rehabilitasi jembatan pulau pasaran yang lantainya turun tersebut mulai 2021 dengan pagu Rp2,4 miliar, dilanjutkan pada 2022 dengan pagu Rp1,5 miliar.
Sehingga, anggaran yang dihabiskan untuk rehabilitasi jembatan Pulau Pasaran sepanjang 150 meter tersebut Rp 3,9 miliar.
Jembatan Pulau Pasaran tersebut saat ini dibangun lebih lebar agar dapat dilalui oleh kendaraan roda empat. Guna mempermudah akses pengangkutan ikan asin dan teri. (da)






