Gubernur Mirza Terima Penghargaan dari HKBP atas Kepemimpinan dan Dedikasi Perkuat Kerukunan di Lampung

24 views

PESAWARAN Suara Kota —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima penghargaan dari Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XXXII Lampung atas dedikasi, kepemimpinan, dan kontribusinya dalam memperkuat kerukunan umat beragama, toleransi, persaudaraan, serta keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Lampung.

Penghargaan tersebut diterima Gubernur Mirza dalam acara Tahun Transformasi dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 HKBP Distrik XXXII Lampung di Gedung Graha Adora, Pesawaran, Sabtu (22/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mirza menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar HKBP Distrik XXXII Lampung yang selama ini turut berkontribusi dalam kehidupan sosial dan pembangunan di Provinsi Lampung.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-6 kepada HKBP Distrik XXXII Lampung. Semoga semakin kokoh dalam persaudaraan, dan semakin nyata memberikan kontribusi bagi masyarakat serta pembangunan di Provinsi Lampung,” ujar Gubernur Mirza.

Mirza menegaskan, Lampung merupakan rumah bersama bagi masyarakat yang memiliki beragam latar belakang suku, agama, dan budaya. Keberagaman tersebut, kata dia, harus menjadi kekuatan untuk saling melengkapi.

“Walaupun berasal dari suku Batak dan merupakan bagian dari HKBP, saya yakin ketika Bapak dan Ibu berada di Sumatera Utara dan ditanya orang mana, jawabannya orang Lampung. Ketika pergi ke Pulau Jawa dan ditanya dari mana, jawabannya pun dari Lampung,” katanya.

Menurut Mirza, hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Batak yang telah menetap di Lampung merupakan bagian dari keluarga besar Provinsi Lampung.

“Artinya, meskipun memiliki latar belakang suku Batak, hati dan keberadaan Bapak dan Ibu telah menjadi bagian dari keluarga besar Provinsi Lampung. Inilah kita, keluarga besar Provinsi Lampung,” ujarnya.

Mirza mengatakan, Lampung telah menjadi tempat hidup berdampingan bagi masyarakat dari berbagai suku bangsa. Kondisi tersebut menjadi modal penting dalam menjaga kedamaian dan membangun daerah secara bersama-sama.

BACA JUGA :   Bersama Mitra Terkait Jasa Raharja Gelar Operasi Gabungan di Tugu Coklat Pesawaran

“Pembangunan Lampung harus dilakukan secara harmonis melalui sikap saling mendukung, bergotong royong, berkolaborasi, dan saling menghormati,” katanya.

Mirza juga menyebut keberagaman sebagai salah satu keunggulan utama Provinsi Lampung. Menurutnya, keunggulan Lampung tidak hanya terletak pada sektor pertanian, tetapi juga pada kemampuan masyarakat dari berbagai suku untuk hidup berdampingan.

“Seluruh suku bangsa hadir di sini, hidup dengan damai, berkolaborasi, bekerja sama, bergotong royong, menjaga budaya masing-masing, serta bersatu untuk mencintai dan membangun Lampung,” ujarnya.

Ia menilai setiap suku memiliki keunggulan yang dapat dipadukan menjadi kekuatan bersama. Karena itu, perbedaan tidak boleh menjadi penghalang, tetapi harus menjadi modal dalam pembangunan.

Dalam konteks tersebut, Mirza mengapresiasi peran masyarakat Batak di berbagai bidang, termasuk dalam pelayanan sosial dan kemasyarakatan.

“Saya melihat salah satu kekuatan masyarakat Batak adalah kemampuan untuk merangkul, bekerja sama, berkolaborasi, dan memimpin. Jika kekuatan tersebut dipadukan dengan semangat perdamaian, toleransi, dan gotong royong, maka akan muncul kontribusi yang besar bagi kemajuan Provinsi Lampung,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Mirza memaparkan sejumlah fokus Pemerintah Provinsi Lampung, diantaranya meningkatkan kualitas dan pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor pertanian, UMKM, serta berbagai potensi ekonomi daerah.

Selanjutnya, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur, khususnya jalan.

Namun, Mirza menekankan bahwa pembangunan ekonomi dan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Ekonomi kita perbaiki, infrastruktur kita perbaiki. Tetapi dua hal tersebut tidak akan memberikan hasil maksimal apabila kualitas sumber daya manusia tidak kita tingkatkan,” katanya.

Ia menilai kualitas SDM menjadi salah satu indikator penting kemajuan sebuah peradaban. Karena itu, pembangunan karakter generasi muda harus menjadi perhatian bersama.

BACA JUGA :   Dukung UMKM Kopi, PTPN I Regional 7 Serahkan Mesin Roasting di Pesawaran

Mirza berharap keluarga besar HKBP ikut berperan dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, berintegritas, dan siap menjadi bagian dari pembangunan Lampung.

“HKBP dapat ikut mengambil peran dalam membentuk karakter generasi muda agar mereka memiliki nilai-nilai kehidupan yang kuat dan menjadi generasi yang baik bagi masa depan Lampung,” ujarnya.(*PemprovLampung*)