108 Tim Ikuti QRIS Feast 3×3 Siger Slam 2026 di Bandar Lampung

38 views

Bandar Lampung, Suarakota — Sebanyak 108 tim mengikuti QRIS Feast 3×3 Siger Slam 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung di Mall Boemi Kedaton (MBK), Bandar Lampung, Jumat (14/8/2026).

Kompetisi basket 3×3 tersebut berlangsung hingga babak final pada 16 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Siger Fest 2026 sekaligus sarana BI memperkenalkan penggunaan transaksi nontunai melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung Alex Kurniawan mengatakan olahraga dipilih sebagai salah satu medium untuk mendekatkan edukasi transaksi digital kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Memasyarakatkan transaksi nontunai, khususnya QRIS, kami kolaborasikan dengan berbagai kegiatan,” ujar Alex.

Alex mengatakan QRIS Feast 2026 berlangsung sejak Juli hingga September. Rangkaian kegiatan diawali dengan olahraga padel pada Juli, dilanjutkan basket 3×3 pada Agustus, kemudian e-sport pada September.

Rangkaian tersebut akan ditutup dengan QRIS Run yang menyediakan pilihan jarak 5 kilometer dan 10 kilometer.

Menurut Alex, generasi muda menjadi salah satu sasaran utama kegiatan. Namun, peserta tidak dibatasi berdasarkan usia karena kalangan korporasi juga turut dilibatkan.

“Kita selalu bergandengan dan berkolaborasi untuk menyelenggarakan kegiatan olahraga, tentunya disandingkan dengan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait digitalisasi,” katanya.

Alex menyebut program serupa telah digelar selama tiga tahun berturut-turut sejak 2024. Pada 2026, rangkaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari Pekan QRIS Nasional.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung Meiry Harika Sari mengatakan kolaborasi olahraga dan digitalisasi relevan dengan perkembangan masyarakat saat ini.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pertandingan dan prestasi olahraga, tetapi juga menyentuh aspek kepemudaan dan transformasi digital.

BACA JUGA :   Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia

“Ini menjadi salah satu ruang yang mengolaborasikan tidak hanya olahraga, tetapi juga kepemudaan, termasuk transformasi digital dalam menyosialisasikan QRIS,” ujar Meiry.

Ia mengatakan konsep kolaborasi serupa dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan olahraga lainnya dengan melibatkan Dispora, KONI, maupun BI.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Provinsi Lampung Taufik Hidayat menilai penyelenggaraan pertandingan di pusat perbelanjaan membuat olahraga lebih mudah diakses masyarakat.

“Olahraga yang digelar di ruang publik seperti ini membuat masyarakat lebih dekat dan mudah menyaksikan kegiatan olahraga,” kata Taufik.

Menurut Taufik, konsep olahraga di ruang publik juga mulai diterapkan pada cabang olahraga lain, seperti sepatu roda.

Ia berharap semakin banyak cabang olahraga memanfaatkan ruang publik untuk mendekatkan olahraga kepada masyarakat sekaligus menjadi sarana mencari bibit atlet.