Jakarta Suara Kota – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia sebagai bagian dari transformasi perusahaan melalui pembangunan Sekretariat Perusahaan yang adaptif, profesional, dan berintegritas.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan pelatihan Executive Secretary Excellence bagi jajaran Sekretariat Perusahaan, Sekretaris Direksi, dan fungsi Corporate Secretary di Head Office PTPN I (Persero), Sabtu (11/7), di Gedung AGRO Plaza, Jakarta.
Pelatihan ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk membangun standar kompetensi sekretariat yang mampu menjawab dinamika bisnis, memperkuat implementasi Good Corporate Governance (GCG), serta meningkatkan kualitas layanan kepada Direksi dan para pemangku kepentingan. Di tengah transformasi perusahaan, Sekretariat Perusahaan dituntut tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi mitra strategis yang mendukung efektivitas pengambilan keputusan dan menjaga kredibilitas organisasi.
Kepala Sub Divisi Sekretariat dan Good Corporate Governance (GCG) PTPN I (Persero), Abdurahman Maas, mengatakan pelatihan kegiatan ini, menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menyamakan standar kompetensi sekaligus memperkuat pemahaman mengenai tugas, fungsi, dan tanggung jawab insan sekretariat.
“Pelatihan ini menjadi pembekalan penting bagi Sekretaris Direksi dan seluruh karyawan sekretariat agar memiliki pemahaman yang utuh mengenai tugas dan fungsi masing-masing. Harapannya, materi yang diperoleh menjadi standar kerja sehingga mampu memberikan dukungan yang profesional bagi Direksi dan perusahaan,” ujar Abdurahman.
Pelatihan dibuka oleh Kepala Divisi SDM dan Budaya Perusahaan PTPN I, Hidayat, yang menegaskan bahwa sekretaris Direksi kini memegang peran yang semakin strategis dalam mendukung keberhasilan organisasi.
“Sekretaris Direksi bukan sekadar agendaris, melainkan mitra strategis Direksi dan perusahaan. Mereka harus bekerja cepat, efektif, berintegritas, serta mampu memastikan seluruh proses administrasi dan koordinasi berjalan optimal dalam mendukung tugas Direksi,” kata Hidayat.
Menurutnya, insan sekretariat perusahaan yang profesional harus memiliki standar kompetensi yang sama, pola pikir strategis, serta mampu menghadirkan nilai tambah bagi perusahaan melalui budaya kerja yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan.
Untuk memperkuat kompetensi tersebut, PTPN I (Persero) menghadirkan Dra. Ietje S. Guntur, Psikolog, Coach, dan Trainer Service Excellence, yang membekali peserta mengenai peran sekretaris eksekutif sebagai representasi profesional Direksi.
Materi difokuskan pada penguatan kemampuan administrasi, koordinasi, komunikasi, pelayanan prima, serta etika dan kerahasiaan informasi dalam mendukung efektivitas kerja Direksi.
Pada sesi berikutnya, Nano Sumarno, M.I.Kom., CPEC., MGCP, Master Trainer & Master G Coach, mengulas penguatan fungsi Corporate Secretary dan Sekretaris Direksi dalam implementasi Good Corporate Governance.
Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi, akurasi dokumentasi, transparansi informasi, dan independensi sebagai fondasi utama tata kelola perusahaan yang baik.
Melalui pelatihan ini, PTPN I (Persero) menegaskan komitmennya membangun Sekretariat Perusahaan yang adaptif terhadap perubahan, berintegritas dalam setiap proses kerja, serta mampu menjadi mitra strategis Direksi dalam mendukung transformasi perusahaan. Penguatan kompetensi tersebut diharapkan melahirkan insan sekretariat yang profesional, responsif, dan memiliki standar layanan yang unggul sehingga mampu memperkokoh tata kelola perusahaan yang berdaya saing dan berkelanjutan. (*)







