Bandar Lampung, Suara Kota – Pasar murah Ramadan yang digelar Pemerintah Kota Bandar Lampung akan digelar Tiga Tahap hingga Pertengahan Maret 2026 mendatang.
Pasar murah Ramadan ini dilaksanakan dalam tiga tahap dan menyasar seluruh 20 kecamatan di Kota Bandar Lampung.
Tahap pertama digelar pada 26 Februari, tahap kedua pada 5 Maret, dan tahap ketiga pada 12 Maret 2026. Pemerintah memastikan stok bahan pokok aman hingga Idulfitri dan akan terus memantau perkembangan harga selama bulan puasa.
“Masyarakat tidak perlu khawatir, stok sembako aman dan mencukupi,” tegas Erwin Menurut Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung.
Melalui program ini, Pemkot Bandar Lampung berharap masyarakat bisa menjalani Ramadan dengan lebih tenang tanpa terbebani kenaikan harga bahan pokok, sekaligus mulai terbiasa bertransaksi secara digital di era modern.
Tak hanya soal harga terjangkau, pasar murah kali ini juga dimanfaatkan sebagai ajang edukasi transaksi non-tunai. Perwakilan Bank Indonesia turut hadir untuk menyosialisasikan penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
Asisten Analis Fungsi Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Anas Ikhsanudin, mengatakan sinergi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung bertujuan mendorong digitalisasi transaksi di masyarakat.
“QRIS bukan hanya untuk mempermudah transaksi, tapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Kami ingin masyarakat lebih mengenal dan menggunakan sistem pembayaran digital ini,” ujarnya. (*)







