Bandar Lampung, Suarakota – Bulan Ramadan dimanfaatkan para pemain dan pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.
Salah satunya melalui kegiatan berbagi takjil kepada warga di halaman Masjid Raya Al Bakrie, Jumat sore (6/3/2026).
Kegiatan itu sekaligus menjadi momen bagi tim berjuluk The Guardians tersebut untuk menyapa langsung masyarakat Lampung sejak menjadikan daerah ini sebagai homebase. Kehadiran para pemain pun langsung menarik perhatian warga yang datang untuk berbuka puasa.
Sejumlah masyarakat terlihat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berfoto bersama para pemain dan pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, mengatakan Ramadan menjadi waktu yang tepat bagi tim untuk lebih dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan sederhana seperti berbagi takjil bisa menjadi cara untuk mempererat hubungan antara tim dengan warga.
“Senang sekali bisa berada di Lampung, bisa berkumpul dengan masyarakat dan para pendukung. Melihat semua orang bahagia tentu menyenangkan,” katanya.
Ia menilai interaksi di luar lapangan juga penting untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan suporter.
“Ini membuat kami lebih dekat dengan masyarakat. Kami berbagi makanan untuk merayakan Ramadan dan saling menghormati satu sama lain,” jelasnya.
Penjaga gawang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Aqil Savik, mengaku senang melihat antusiasme masyarakat yang datang untuk bertemu langsung dengan para pemain.
Menurutnya, kegiatan seperti ini bisa membantu membangun hubungan emosional antara tim dan suporter.
“Senang melihat antusias masyarakat. Mereka bisa melihat pemain dan pelatih lebih dekat. Ini juga bisa membangun kemistri dengan suporter untuk pertandingan berikutnya,” kata Aqil.
Kapten tim Wahyu Subo Seto menambahkan, kedekatan dengan masyarakat penting dilakukan karena Bhayangkara Presisi Lampung FC kini bermarkas di Lampung.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat hubungan antara tim dan suporter ke depannya.
“Karena homebase kami di Lampung, jadi kami harus membaur bersama masyarakat Lampung. Lewat kegiatan ini kami ingin lebih dekat dengan warga,” ujarnya.







