KIM Didapuk Jadi Motor Lawan Hoaks dan Penggerak Ekonomi Desa

196 views

Bandar Lampung, Suarakota – Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) kini tak lagi sekadar corong informasi pemerintah. Di era digital, KIM didorong menjadi motor literasi digital di desa, sekaligus penggerak ekonomi lokal lewat program Koperasi Desa Merah Putih.

Hal itu mengemuka dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) KIM yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Diskominfotik Lampung di Balai Keratun, Selasa (26/8/2025).

Direktur Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan Komdigi, Marolli J. Indarto, menegaskan peran baru KIM sebagai garda terdepan melawan disinformasi.

“KIM menjadi ujung tombak penyampaian informasi yang akurat dan membumi. Dengan literasi digital, mereka bisa sekaligus mendorong program koperasi desa,” jelasnya.

Kepala Diskominfotik Lampung, Ganjar Jationo, menyebut KIM bisa jadi agen pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Menurutnya, keterampilan digital anggota KIM mampu memperkuat UMKM, koperasi, hingga ekonomi kreatif.

“Kalau didukung pembiayaan, misalnya lewat Dana Desa, kiprah KIM bisa lebih berkelanjutan,” ujarnya.

Peserta bimtek dibekali cara mengelola konten digital, membangun jejaring, hingga strategi kolaborasi dengan komunitas maupun sektor swasta. Lulusan pelatihan juga diganjar sertifikat kompetensi.

Narasumber Amin Zuhadi, pengawas koperasi ahli madya, menambahkan bahwa KIM perlu ikut mendampingi langsung Koperasi Desa Merah Putih.
“KIM bukan hanya penyampai informasi, tapi juga penguat pilar ekonomi kerakyatan di pedesaan,” katanya.

Dengan mandat baru ini, KIM diposisikan sebagai benteng informasi desa sekaligus motor transformasi digital yang menghubungkan warga dengan peluang ekonomi.

BACA JUGA :   Komitmen Pemprov Lampung Menjaga Lingkungan Melalui Penertiban Tambang llegal di Provinsi Lampung