Stok Air Permukaan Bandar Lampung Berkurang 25 Persen

303 views

 

BANDARLAMPUNG Suara Kota – Kota Bandar Lampung masuk dalam indek resiko bencana sedang, akibat dampak kekeringan air pada fenomena El Nino.

Demikian disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Ahmad Husna saat diwawancarai, Kamis (5/10/2023). “Indeks resiko bencana daerah kita masuk dalam kategori sedang. Dan di El Nino ini sudah 25 persen wilayah kota Bandar Lampung mengalami kekurangan air,” katanya.

Sehingga, lanjut Husna, stok air permukaan juga sudah mulai berkurang 25 persen, yang mengakibatkan kekeringan di hampir semua kecamatan yang ada.

Oleh karena untuk mengatasi hal itu, pihaknya menyuplai air bersih dengan bekerjasama dinas terkait pada warga.

“Setiap hari kita menyuplai pada tempat-tempat yang mengalami kekeringan,” jelas Husna.

Adapun, tambah Husna, daerah yang paling terdampak kekeringan yaitu terutama di Way Laga, Sukarame, Teluk Betung Selatan dan lainnya.

“Tapi sekarang ada daerah lainnya juga sudah mulai meminta penambahan air. Dan sejauh ini kita sudah 2 juta liter air lebih yang kita salurkan ke warga,” ungkap dia.

Husnah pun mengaku, tidak ada anggaran khusus dalam pelaksanaan penyaluran air selama El Nino tersebut.

“Tidak ada dana khusus, kita hanya menggunakan anggaran rutin yang ada di BPBD,” kata dia.

Meski begitu, pihaknya pun memastikan bahwa penyaluran air bersih pada warga yang membutuhkan akan tetap berlanjut dan gratis.

“Kita seterusnya akan menyalurkan, terkecuali masyarakat tidak meminta air bersih lagi,” tandasnya. (dka)

BACA JUGA :   Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan, OJK Lampung dan Pemkot Metro Gelar Talkshow Bijak Mengelola Keuangan Keluarga untuk 1.000 Kader Posyandu