Walikota: Kebersihan Pesisir Pantai Tanggungjawab Bersama

245 views

BANDARLAMPUNG Suara Kota -Terkait Kebersihan pantai Nelayan Payang, Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengklaim kewenangan untuk kebersihan tersebut bukan berada pada lingkup pemkot setempat.

Hal itu disampaikan oleh Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana saat turun lapangan membersihkan sampah-sampah bersama Pandawara Group di sepanjang Pantai Nelayan Payang, Senin (10/7/2023).

Orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini mengatakan, bahwa hal tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Ia menyampaikan pemeliharaan laut dan pesisir pantai bukan menjadi kapasitas dari kabupaten/kota.

“Jadi semua pesisir pantai walaupun berapa cm itu sudah milik provinsi. Tapi ini tanggungjawab kita bersama, bahwa Pemkot Bandar Lampung bersama Forkopimda sudah kita lakukan (bersih-bersih),” katanya.

Bunda Eva menjelaskan, persoalan sampah di pesisir bukan hanya urusan pemerintah pusat, melainkan semua instansi tingkat provinsi dan kabupaten/kota harus turun gunung untuk mengatasinya.

“Provinsi dan kota harus memikirkan permasalahan sampah pesisir pantai ini,” jelasnya.

Bunda Eva meminta, persoalan sampah tidak menyalahkan pihak siapapun, masyarakat dan pemerintah tidak boleh tinggal diam mengatasi sampah pesisir.

“Bukan kita tinggal diam. Semua yang punya pesisir pantai sudah bekerja dengan baik. Sekarang kita pikirkan penyelesaiannya seperti apa, harapan kita dari pemerintah pusat atau provinsi memberikan jalan keluar, apa yang harus kita lakukan supaya penanganan sampah di pesisir pantai ini diselesaikan bersama-sama,” terangnya.

Perlu diketahui Pandawara Group dibantu Pemkot Bandar Lampung membersihkan sampah di Pantai Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Senin (10/7/2023).

Ribuan masyarakat Bandar Lampung tak terkecuali Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana turun gunung bahu membahu membersihkan sampah yang memupuk di pesisir Pantai Sukaraja.

BACA JUGA :   Jasa Raharja & Astra Honda Motor Bersinergi Kembangkan Program Keselamatan Berkendara untuk Pengguna Sepeda Motor

Bahkan Pemkot Bandar Lampung mengerahkan alat berat seperti excavator dan dump truk untuk mempercepat pembersihan Pantai Sukaraja.

Salah satu perwakilan Pandawara Group, Gilang menyampaikan, kegiatan Pandawara ialah ingin mempersatukan masyarakat dan pemerintah dalam penanganan sampah, serta memperkuat sinergitas.

“Tidak usah saling menyalahkan lagi soal sampah, karena memang sebetulnya dalam hakekatnya soal sampah dan masalah lingkungan ini adalah tanggungjawab semua manusia di dunia,” ujarnya.

Gilang menambahkan, Pandawara tidak pernah menyinggung siapapun dan selalu meng-ekspose dan menginformasikan kepada warga Indonesia apa saja yang didapatkan.

“Kita tidak melebih-lebihkan dan mengurang-ngurangkan, Soal viral atau tidaknya viral itu tergantung dari media sosial itu sendiri karena kita selalu menyampaikan kabar apa adanya” katanya.

Mengetahui terkait sampah pantai tersebut, Gilang mengatakan, pihaknya mempunyai rekan-rekan di setiap kota dari Aceh bahkan sampai timur.

“Jadi mereka selalu memonitoring disetiap tempat dan kota nya masing-masing. Pada akhirnya selalu ada laporan kekita setiap saat dan akhirnya kita datangi, ” katanya.

Kemudian, Gilang mewakili Pandawara mengatakan, pertama kali melihat kondisi pantai Nelayan Payang tersebut pihaknya tak heran dengan sampah yang menumpuk di pinggir pantai. Karena, merupakan aktivitas yang sering dilakukan. Bahkan, ada pantai terkotor nomor 1 dengan lebar bibir pantai 500-600 meter yang ditumpuk sampah.

“Kita juga mempunyai alasan mengapa melakukan kegiatan disini dan menyebutkan bahwa pantai Sukaraja ini nomor 2 terkotor se-Indonesia, namun ada nomor 1 yang terkotor yakni di Pandeglang,” katanya

Dalam hal tersebut, pihaknya berharap ada pemeliharaan lebih lanjut dari masyarakat dan pemerintah agar bisa berkaloborasi membuat program yang bisa memberikan perubahan kondisi pantai tersebut. (dk)